Senin, 13 Oktober 2014

evaluasi pembelajaran

Ujian Tengah Semester
“Evaluasi Pembelajaran”
Dibuat untuk memenuhi tugas ujian tengah semester pada mata kuliah evaluasi pembelajaran.
Dosen pembimbing: NIHLA FITRIYANI, M.Pd.







Oleh:
Khusnul Khotimah (130611100035)
Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Universitas Trunojoyo Madura

2.       Evaluasi, Penilaian, pengukuran, dan tes merupakan istilah yang berbeda namun seringkali  disamaartikan. Uraikanlah empat istilah tersebut dan berikan contoh aplikasinya di dalam proses pembelajaran sehingga terlihat jelas perbedaannya. (nilai maks. 20)


 





Tes
Tes dapat didefinisikan sebagai suatu pernyataan atau tugas atau seperangkat tugas yang direncanakan untuk memperoleh informasi tentang trait (sifat) atau aspek suatu atribut pendidikan yang setiap butir pertanyaan atau tugas tersebut mempunyai jawaban atau ketentuan yang dianggap benar.
Pengukuran
Pengukuran (measurement) adalah proses pemberian angka atau usaha memperoleh deskripsi kuantitatif dari suatu tingkatan dimana seseorang peserta didik telah mencapai karakteristik tertentu. Pengukuran berkaitan erat dengan proses pencarian atau penentuan nilai kuantitatif. Pengukuran diartikan sebagai pemberian angka kepada suatu atribut atau karakteristik tertentu yang dimiliki oleh orang, hal, atau obyek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas.
Menurut Guilford (1982) pengukuran adalah proses penepatan angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu. Pengukuran dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) berdasarkan pada klasifikasi observasi unjuk kerja atau kemampuan. Peserta didik dengan menggunakan suatu standar.
Pengukuran dapat menggunakan tes dan non tes. Tes adalah seperangkat pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Sedangkan non tes adalah pertanyaan maupun pernyataan yang tidak memiliki jawaban benar atau salah. Instrumen non tes bias berbentuk kuesioner atau inventori. Pengukuran dalam kegiatan belajar bisa bersifat kuantitatif maupun kualitatif. Kuantatif hasilnya berupa angka, sedangkan kualitatif hasilnya berupa pernyataan yaitu berupa pernyataan sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang, dan lain sebagainya.
Penilaian
Penilaian (assessment) merupakan istilah yang umum dan mencakup semua metode yang biasa dipakai untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa dengan cara menilai unjuk kerja individu peserta didik atau kelompok. Penilaian adalah penerapan berbagai cara dan penggunaan beragam alat. Penilaian untuk memperoleh berbagai ragam informasi tentang sejauh mana hasil belajar peserta didik atau informasi tentang ketercapaian kompetensi peserta didik. Hal ini bertujuan untuk mengukur tingkat ketercapaian ketuntasan kompetensi oleh peserta didik. Penilaian hasil belajar peserta didik yang dilakukan oleh guru selain untuk memantau proses, kemajuan dan perkembangan hasil belajar peserta didik sesuai dengan potensi yang dimiliki, juga sekaligus sebagai umpan balik kepada guru agar dapat menyempurnakan perencanaan dan proses program pembelajaran.
Evaluasi
Evaluasi adalah inti dari sebuah pembelajaran karena dalam evaluasi melakukan penggabungan data dari hasil tes, pengukuran serta penilaian sehingga mendapatkan gambaran kegiatan guna mengidentifikasi untuk melihat apakah suatu program yang telah direncanakan telah tercapai atau belum, berharga atau tidak berharga, dan dapat pula untuk melihat tingkat efisiensi pelaksanaannya. Evaluasi juga dapat diartikan sebagai suatu proses penilaian untuk mengambil keputusan yang menggunakan seperangkat hasil pengukuran dan berpatokan kepada tujuan yang telah dirumuskan.

Contoh aplikasi dari tes, penguuran, penilaian dan evaluasi:
Tes                  : Pada saat peserta didik diberikan sebuah tugas untuk menyelesaikan beberapa soal,misalnya guru memberikan 10 soal matematika. Itulah yang disebut dengan tes
Pengukuran     : Kemudian guru memeriksa hasil pekerjaan peserta didik dan memberi nilai dalam bentuk numeric atau data kuantitatif, misalnya guru memberikan nilai 80 dari 8 soal yang dianggap benar.
Penilaian         : Guru menilai keberhasilan peserta didik tersebut dalam pelaksaan pembelajaran dalam kelas. Misalnya anak tersebut sangat aktif dalam kelas, suka bertanya dan berani memberikan pendapat.
Evaluasi          : Guru menggabungkan ketiga aspek yang telah dikumpulkan menjadi satu kesatuan yang disebut dengan evaluasi. Dimana akan terbentuk suattu gambaran apakah anak tersebut telah dianggap berhasil atau tidak menerima semua materi ynag telah diberikan oleh guru. Selain itu guru juga dapat mengevaluasi diri bahwasannya guru tersebut telah berhasil memberikan pengetahuan kepada peserta didik. Misalnya, Anak tersebutt telah berhasil menyerap materi yang telah disampaikan oleh guru.
4.       Evaluasi pembelajaran memiliki beberapa tujuan diantaranya keeping track, Checking up, Finding out, dan Summing up. Jelaskan secara singkat dan jelas masing masing tujuan tersebut dengan bahasa anda. (nilai maks. 15)
Keeping track : Adalah salah satu tujuan dari dilaksanakannya evaluasi dimana keeping track ini dilakukan untuk memberikan gambaran sebelum dimulainya proses pembelajaran agar proses dari sebuah pembelajaran dapat terkontrol. Contoh dari keeping track ini adalah pemberian pre-test sebelum dimulainya pemebelajaran. Sehingga siswa dapat mendapat gambaran tentang apa ynag akan dipelajari sekarang, serta guru dapat mengukur sejauh mana pengetahuan dasar yang dimiliki siswa, sehingga memudahkan guru dalam penyampaian materi.
Checking up   : suatu fungsi evaluasi pembelajaran dimana memiliki suatu tujuan yakni melakukan pengecekan sejauh mana materi dapat terserap oleh peserta didik. Kemudian dari pengecekan tersebut dapat diketahuai sejauh mana tujuan pembeljaran telah tersampaikan. Sehingga evaluasi ini dilakukan setelah proses pembelajaran telah selesai.
Finding out     : Dalam fungsi finding out diharapkan evaluator dapat mengetahui kekurangan apa saja yang masih belum tersampaikan atau belum terserap oleh peserta didik. Dari fungsi checking up kita dapat menemukan kekurangan-kekurang tersebut. Misalkan pada saat melakukan checking up banyak sekali peserta didik yang belum menguasai betul salah satu materi yang telah tersampaikan sehingga tugas guru selanjutnya memberikan penguatan atau mengulang penyampaikan materi.
Summing up   : Summing up yakni memberi kesimpulan akhir sebagai salah satu keputusan atau menghasilkan sebuah evaluasi. Sehinnga guru dapat lebih mudah menggetahui keberhasilannya dalam memberikan materi kepada peserta didik. Sebaliknya dapat mengetahui sejauh mana peserta didik mampu memahami keseluruhan materi tersebut.
5.      Ujian Nasional Merupakan salah satu bentuk penilaian hasil belajar oleh pemerintah. Menurut anda apakah ujian nasional yang dilaksanakan di Indonesia saat ini sudah cukup ideal? Berikan alasan anda. Dan berikan solusi yang menurut anda paling efektif untuk proses penilaian secara nasional. (nilai maks. 15)
Menurut saya masih belum ideal karena dalam proses penilaiannya, pemerintah hanya menilai hasil dari suatu system tanpa melihat prosesnya. Pemerintah hanya melihat hasil dari ujian nasional tersebut tanpa melihat perjuangan anak Indonesia dalam pemerolehan ilmu selama tiga tahun mereka sekolah. Seakan pemerintah tidak memperdulikan proses, sehingga banyak sekali anak Indonesia yang berbuat curang demi mendapat nilai tinggi dalam ujian nasional. Demikian pemerintah yang memikirkan nilai ujian anak Indonesia bagus sehingga lupa memikirkan bagaimana anak tersebut mendapatkan nilainya.
Sebaiknya jika ingiin mendapatkan mutu dan kualitas pendidikan yang baik maka sebaiknya penialaian kelulusan ditentukan oleh sekolah. Sebab sekolah yang mengetahui secara mendalam proses mereka belajar hingga proses mereka mandapatkan nilai. Dan jika ingin meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia sebaiknya jangan melulu melakukan perbaikan system pendidikan tanpa melakukan perbaikan pada fasilitas dan fasilitator (guru) sebagai penunjang perbaikan pendidikan.
6.      Sebutkan dan jelaskan secara singkat beberapa prinsip evaluasi dengan bahasa anda sendiri. (nilai maks. 15)
Prinsip-prinsip evaluasi
Prinsip Keterpaduan : Prinsip keterpaduan merupakan perpaduan dari tujuan intruksional, materi dan metode pengajaran, serta evaluasi yang tidak boleh dipisahkan. Karena itu, perencanaan evaluasi harus sudah ditetapkan pada waktu menyusun satuan pengajaran sehingga dapat disesuaikan dengan tujuan intruksional dan materi pengajaran yang akan disajikan dengan baik.
Prinsip keterlibatan siswa: Prinsip ini berkaitan erat dengan metode belajar CBSA ( Cara Belajar Siswa Aktif) yang menuntut keterlibatan siswa secara aktif, siswa mutlak. Untuk dapat mengetahui sejauh mana siswa berhasil dalam kegiatan belajar mengajar yang dijalaninya secara aktif, siswa membutuhkan evaluasi. Dengan demikian, eveluasi bagi siswa merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam suatu pemebelajaran.
Prinsip koherensi: Dengan prinsip koherensi dimaksudkan evaluasi harus berkaitan dengan materi pengajaran yang sudah disajikan dan sesuai dengan batas kemampuan yang akan diukur. Tidak dapat dibenarkan menyusun alat evaluasi hasil belajar atau evaluasi pencapaian belajar yang mengukur bahan yang belum disajikan dalam kegiatan belajar – mengajar.
Prinsip pedagogis: Disamping sebagai alat penilai hasil/ pencapaian belajar, evaluasi juga perlu dilaksanakan sebagai upaya perbaikan sikap dan tingkah laku ditinjau dari segi pedagogis. Evaluasi dan hasilnya hendaknya dapat dipakai sebagai alat motivasi untuk siswa dalam kegiatan belajarnya. Hasil evaluasi hendaknya dirasakan sebagai hadiah yakni sebagai penghargaan bagi yang berhasil tetapi merupakan hukuman bagi yang tidak kurang berhasil.
Prinsip Akuntabilitas: Sejauh mana keberhasilan program pengajaran perlu disampaikan kepada pihak – pihak yang berkepentingan dengan pendidikan sebagai laporan pertanggung jawaban ( accountability). Pihak – pihak termaksud antara lain orang tua, masyarakat lingkungan pada umumnya, dan lembaga pendidikan itu sendiri. Pihak – pihak ini perlu mengetahui keadaan kemajuan belajar siswa agar dapat dipertimbangkan pemanfaatannya.
8.       Terdapat beberapa prosedur dalam pengembangan evaluasi pembelajaran mulai dari perencanaan evaluasi sampai penggunaan hasil evaluasi. Jelaskan langkah langkah yang terdapat pada perencanaan evaluasi pembelajaran dengan singkat dan jelas. (nilai maks. 15)
a.       Perencanaan evaluasi
Perencanaan evaluasi adalah sebuah kegiatan untuk menyusun langkah-langkah kegiatan yang harus dilaksanakan agar mendapatkan sebuah kegiatan pemeblajaran yang maksimal. Perencanaan ini dilakukan karena langkah inilah mempengaruhi langkah selanjutnya.
a)      Analisis kebutuhan : Analisis kebutuhan dapat digunakan untuk menyelessaikan masalah-masalah pembelajaran.
b)      Tujuan penelitian : Tujuan penilaian ini harus dirumuskan secara jelas dan tegas serta ditentukan sejak awal, karena menjadi dasar untuk menentukan arah, ruang lingkup materi, jenis/model, dan karakter alat penilaian.
c)      Identifikasi kompetensi dan hasil belajar
·         Domain kognitif
·         Domain afektif
·         Domain psikomotor
d)     Menyusun Kisi-kisi : Kisi-kisi adalah format pemetaan soal yang menggambarkan distribusi item untuk berbagai topic atau pokok bahasan berdasarkan jenjang kemampuan tertentu. Fungsi kisi-kisi adalah sebagai pedoman untuk menulis soal atau merakit soal menjadi perangkat tes.
e)      Mengembangkan draf instrument : Mengembangkan draf instrument penilain merupakan salah satu langkah penting dalam prosedur penilaian. Instrument ini  dapat disusun dalam dua bentuk yaitu,
·         Tes
·         Nontes
f)       Uji coba dan analisis : Jika semua soal telah tersusun dengan baik, maka perlu adanya uji coba soal dengan tujuan untuk mengetahui soal-soal mana saja yang baik yang akan digunakan selanjutnya, soal yang akan diubah, diperbaiki, bahkan dibuang sekalipun.
g)      Refisi dan merakit soal : Setelah diuji coba dan dianalisis, kemudian direvisi sesuai dengan tingkat kesukaran soal dan daya pembeda. Ada soal yang di revisi dari segi bahasa, ada juga yang direvisi secara total. Berdasar hasil revisi baru dilakukan perakitan soal baru yang sesuai, dan semua itu dapat mempengaruhi validasi skor tes, seperti nomor urut soal, pengelompokan bentuk soal, penataan soal, dan sebagainya.
b.      Pelaksanaan evaluasi
Pelaksanaan evaluasi  merupakan suatu proses melaksanakan suatu evaluasi sesuai dengan perencanaan evaluasi. Pelaksanaan evaluasi sangat bergantung pada jenis evaluasi yang digunakan yang akan mempengaruhi seorang evaluator dalam menentukan prosedur, metode, instrument, waktu pelaksanaan, sumber data, dan sebagainya.
Tujuan dari pelaksanaan evaluasi untuk mengumpulkan data dan informasi mengenai keseluruhan aspek kepribadian dan proses belajar peserta didik.
c.       Monitoring
Monitoring dan evaluasi merupakan dua kegiatan yang tidak dapat dipisahkan hal itu disebabkan karena keduanya saling melengkapi, tanpa monitoring, kegiatan evaluasi akan kehilangan dasar-dasar validitasnya, dan tanpa evaluasi monitoring  akan menjadi kegiatan yang tidak berarti.
Fungsi utama dari monitoring adalah untuk mengetahui apakah evaluasi tersebut berjalan dengan apa yang telah ditetapkan atau belum terlaksana dengan apa ynag telah ditetapkan.



d.      Pengolahan data
Pengolahan data adalah manipulasi data agar menjadi bentuk yang lebih berguna atau mengubah wujud data yang sudah dikumpulkan menjadi sebuah sajian data yang menarik dan bermakna.
Dalam penelitian pembelajaran yang diperoleh tentulah nilai hasil belajar dengan demikian pengolahan data tersebut akan memberikan nilai tersendiri kepeda peserta didik berdasarkan nilai yang dicapainya.
·         Menskor
·         Mengolah skor
·         Mengkonversi
·         Analisis soal
e.       Pelaporan hasil evaluasi
Semua hasil evaluasi harus dilaporkan berbagai pihak yang berkepentingan, seperti orang tua/wali, kepala sekolah, pegawai pemerintah, mitra sekolah, dan peserta didik itu sendiri sebagai bentuk akuntabilitas publik.
Hal ini dimaksudkan agar proses pembelajaran termasuk proses dan hasil belajar yang dicapai peserta didik serta perkembangannya dapat diketahui oleh berbagai pihak, sehingga orang tua/wali (misalnya) dapat ditemukan sikap yang objektif dan mengambil langkah-langkah yang pasti sebagai tindak lanjut dari laporan tersebut.
f.       Penggunaan hasil evaluasi
Tahap akhir dari prosedur evaluasi adalah penggunaan atau pemanfaatan hasil evaluasi. Salah satu penggunaan hasil evaluasi adalah raporan. Laporan dimaksudkan untuk memberikan feedback kepada semua pihak yang terlibat dalam pembelajaran, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pihak-pihak yang dimaksud, antara lain: peserta didik, guru, kepala sekolah, orang tua, penilik, dan pemakai lulusan. Beberapa jenis penggunaan hasil evaluasi sebagai berikut:
·         Untuk Keperluan Laporan Pertanggungjawaban
·         Untuk Keperluan Seleksi
·         Untuk Keperluan Promosi
·         Untuk Memprediksi Masa Depan Peserta Didik
9.  Terdapat beberapa jenis tes bentuk pilihan ganda diantaranya distracters, analisis hubungan antara hal, variasi negative, variasi berganda, dan variasi yang tidak lengkap. Buatlah masing masing dua contoh soal pilihan ganda distracters, variasi negative, variasi berganda, dan variasi yang tidak lengkap. (nilai maks. 20)

Contoh pilihan ganda distracters:
1.      Fungsi mata adalah untuk ….
a.       Mendengar
b.      Melihat
c.       Meraba
Kunci jawaban: b
2.      Bagian tubuh yang terdapat di kepala adalah ….
a.       Lutut
b.      Lengan
c.       Dahi
Kunci jawaban: c
Contoh pilihan ganda variasi negative:
3.      Sebelum kita makan, yang kita lakukan adalah, kecuali ….
a.       Bernyanyi
b.      Mencuci tangan
c.       Berdoa
Kunci jawaban: a
4.      Agar tubuh kita sehat yang kita lakukan adalah, kecuali ….
a.       Makan makanan yang bergizi
b.      Jajan sembarangan
c.       Olahraga teratur
Kunci jawaban: b
Contoh pilihan ganda variasi berganda:
5.      Sebaiknya yang kita lakukan ketika salah satu teman kita sakit
adalah ….
a.       Mendoakannya
b.      Menjenguk dan mendoakannya
c.       Mengolok-oloknya
Kunci jawaban: b
6.      Kita tidak boleh bekerja sama dalam hal ….
a.       Kerja bakti kampung
b.      Menolong teman yang sedang susah
c.       Membantu teman saat ujian
Kunci jawaban: c
Contoh pilihan ganda variasi tidak lengkap
7.      Perbuatan …. merupakan perbuatan yang tercela.
a.       Mencuri
b.      Belajar
c.       Menabung
Kunci jawaban: a
8.      Sebagai anak kita harus …. kepada kedua orang tua kita.
a.       Melawan
b.      Menegur
c.       Berbakti
Kunci jawaban: c

Tidak ada komentar:

Posting Komentar